Assalamu’alaikum.
Bagaimana kabarmu?
Aku harap baik-baik saja. Semoga Allah
tetap memberikan kesehatan, kebahagiaan, dan rasa syukur untukmu dan keluargamu.
Sebelumnya, apa kamu masih ingat aku?
Semoga masih ingat, ya. Aku berharap,
sekali. Hehehe
Hari ini hari ulang tahunku. Tanggal 26. Itu
tanggal kesukaanku. Kamu pasti tau apa sebabnya aku menyukai tanggal itu.
Sudah tiga tahun, ya. Kamu pasti tidak
akan tahu apa yang aku maksud. Tidak apa, aku mengerti, kok. Aku selalu berusaha
mengerti tentang ketidaktahuanmu.
Oh iya, sekarang aku sedang mendengarkan
lagunya maliq and d’essential sambil menulis surat ini. Tidak lupa juga segelas
es sirup yang aku buat sendiri. Kamu mau? Nanti, ya, aku buatkan kalau kamu
sudah menjadi milikku.
Aku tidak mau bertele-tele lagi.
Aku hanya ingin bilang, aku rindu kamu.
Tidak apa-apa kalau kamu tidak rindu aku,
mungkin lusa, atau seminggu lagi kamu baru rindu aku. Ah, itu tidak penting. Aku
hanya ingin bicara bahwa aku rindu.
Kalau kamu sedang tidur, jangan kaget
kalau aku masuk ke dalam mimpimu, atau kalau kamu sedang ngobrol atau bengong,
jangan kaget kalau ada suara rindu yang berbisik ke telingamu. Itu dari aku
yang barusan berdoa dan meminta hembusan angin untuk menyampaikan kepadamu.
Selamat beraktivitas untukmu.
Salam,
Dariku yang merindukanmu, siang ini.