Aku
wanita
Pertanyaanku hanya satu saja
Bolehkah
aku memperjuangkan cinta?
Atau
duduk menunggu diperjuangkan saja?
Seperti
dermaga yang setia menunggu kapalnya
Meski
ia tak tahu kapal mana yang akan menghampirinya
Lalu,
apa fungsinya rasa
Dikala
ia menjelajah dibadan kita
Terhenti
karna alasan belaka
Cinta
tak bisa dipaksakan
Persetan
dengan ungkapan membuat hati berantakan
Lama aku menahan rasa
Seperti
perih yang bercampur tawa
Gelap yang berteman pelangi
Dan aku yang susah untuk pergi
Bekasi,
24 Oktober 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar